Friday, October 12, 2012

Internet Addiction


INTERNET ADDICTION
Internet Addiction (Kecanduan Internet) atau Internet Addiction Disorder (IAD), atau, lebih luas, terlalu sering menggunakan internet, penggunaan komputer bermasalah atau penggunaan komputer patologis, adalah penggunaan komputer yang berlebihan yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Istilah-istilah menghindari istilah kecanduan dan tidak terbatas pada penyebab tunggal .
Di dalam dunia psikologi, Patologi dalam ber-Internet adalah mereka – mereka yang menggunakan peranan Internet dalam kehidupan sehari – hari secara berlebihan, terlalu sering hingga bahkan melebihi waktu batas ber-Internet yang menggangu jalannya kehidupan diri orang pecandu Internet tersebut. Walaupun sebenarnya kata Patologi Internet kurang tepat, namun kalau di lihat dari sisi negatifnya, para pecandu tersebut memang memiliki kecenderungan akan hal yang harus terus di ulang – ulang untuk memuaskan hasrat ber-Internetnya, seperti orang yang telah kecanduan Narkotika.
Internet Addiction Disorder (IAD) awalnya hanya di sebutkan bagi mereka yang memiliki gangguan dalam sebuah imajinasi oleh Ivan Goldberg, MD, pada tahun 1995. Ia mengambil Judi Patologis (Patology of Gambler) seperti yang didiagnosis oleh Diagnostic and Statistic Manual of Mental Disorder (DSM-IV) sebagai modelnya untuk deskripsi dari IAD. Hal ini tidak bagaimanapun termasuk dalam DSM saat ini sebagai tahun 2009.
Penelitian juga di lakukan oleh para peneliti dari Bonn University dan the Central Institute of Mental Health, Mannheim, Jerman, yang menunjukkan “adanya indikasi hubungan genetic molekuler dalam kecanduan internet”. Hasil studi yang di publikasikan oleh Journal of Addiction Medicine edisi bulan September 2012 lalu, peneliti utama Dr. Christian Montag dari Bonn University mengatakan, “Para peneliti melakukan wawancara oleh 843 orang tentang kebiasaan mereka menggukan Internet dalam beberapak tahun terakhir”.
Hasil dari wawancara tersebut, mereka menunjukkan bahwa 132 laki – laki dari total 843 orang dalam kelompok ini menunjukkan perilaku bermasalah dalam menangani media Online. Seluruh pikiran mereka hanya terfokus dan berkutat seputar Internet saja sepanjang hari dan merasa sangat terganggu bila harus melalui hari tanpa Internet. Para peneliti kemudian membandingkan genetic dari orang – orang yang kecanduan Internet dengan orang – orang yang mampu mengendalikan kebiasaanya menggunakan media tersebut dan melihat adanya variasi genetic yang berperan dalam kecanduan Nikotin pada 132 orang yang kecanduan Internet.
Dari hasil analisis, para peneliti juga menemukan bahwa orang – orang yang sangat bergantung pada Internet dalam kesehariannya lebih sering membawa mutasi pada Gen CHRNA4, yang biasanya berhubungan denga orang yang kecanduan dengan Nikotin pada kandungan Rokok. Ia menambahkan, temuan mutasi itu menjadi sebuah penanda biologi yang memungkinkan pencirian kecanduan menggunakan media daring dari sudut pandang ilmu syaraf.

"Jika hubungan semacam itu bisa dipahami lebih baik, maka ini akan menghasilkan petunjuk penting untuk terapi yang lebih baik," demikian menurut peneliti dari Departement for Differential and Biological Psychology di Universitas Bonn itu.

Selama satu dekade terakhir, konsep kecanduan internet telah berkembang dalam hal penerimaan sebagai gangguan klinis (menyimpang) yang seringkali memerlukan pengobatan, semua inilah sebab dari kenapa Internet Addiction di namakan pula Patologi Internet. Namun, diketahui pihak akademisi mengambil sikap baik dalam mendukung atau menentang keberadaan gangguan kecanduan internet (IAD). Pada tahun 2006, American Medical Association (AMA) menolak untuk merekomendasikan ke American Psychiatric Association (APA) bahwa mereka termasuk IAD sebagai diagnosis resmi dalam DSM-V, dan direkomendasikan studi lebih lanjut "berlebihan video game”. Beberapa anggota American Public Healthy Addiction (APHA) menentang mengidentifikasi berlebihan Internet dan berlebihan video game sebagai gangguan.

 Di antara penelitian yang diidentifikasi sebagai diperlukan adalah menemukan cara untuk mendefinisikan "berlebihan" dan untuk membedakan sebuah "kecanduan internet" dari obsesi, mengobati diri sendiri untuk depresi atau gangguan, dan paksaan. Sebuah perdebatan apakah akan menyertakan "Kecanduan Internet" sebagai diagnosis di DSM-V, dapat menyimpulkan dalam Mei 2013 edisi DSM. Beberapa berpendapat bahwa internet gangguan kecanduan ada dan harus dimasukkan, dan beberapa yang bukan merupakan kecanduan maupun gangguan yang spesifik dan tidak boleh dimasukkan dalam DSM-V.

Data dari China Internet Network Information Center (CINIC), pada tanggal 30 Juni 2006, menunjukkan bahwa 123 juta orang sudah online, yang 14,9 % adalah remaja di bawah 18 tahun. Chou dan Hsiao melaporkan bahwa tingkat kejadian kecanduan internet antara mahasiswa di Taiwan adalah 5,9 %. Wu dan Zhu mengidentifikasi 10,6% dari mahasiswa Cina sebagai pecandu internet. The Communist Youth League of China mengklaim pada tahun 2007 bahwa lebih dari 17 % warga China antara umur 13 dan 17 adalah pecanduan Internet.

Perhatian publik, minat, dan studi atas penggunaan internet dapat dikaitkan dengan fakta bahwa ia telah menjadi semakin sulit untuk membedakan antara dunia online dan offline. Internet memiliki potensi besar untuk mempengaruhi emosi manusia dan pada gilirannya, mengubah diri kita-persepsi dan tingkat kecemasan.

Menurut Maressa Orzack, Director of Addiction Study di Harvard University’s Mc. Lean hospital, mengatakan bahwa antara 5 % dan 10 % dari pengguna Internet menderita beberapa bentuk ketergantungan Internet. Sedangkan menurut David Greenfield, Ph.D dari Internet and Technology Addiction Central melakukan penelitian dengan ABC News.com pada tahun 1999 dan penulis Addiction Virtual. Ia percaya bahwa beberapa layanan yang tersedia melalui Internet memiliki sifat psikologis yang unik yang mendorong hasrat, waktu distorsi, dan kepuasan instan, dengan sekitar 6% dari individu yang mengalami beberapa dampak yang signifikan terhadap kehidupan mereka. Namun, ia mengatakan hal itu tidak mungkin terbaik dilihat sebagai kecanduan melainkan sebagai paksaan. Greenfield mengklaim bahwa seks, game, perjudian, dan belanja online dapat menghasilkan efek mood.

Menurut Center for Internet Addiction Recovery (Kimberly S. Young), "pecandu internet menderita masalah emosional seperti depresi dan kecemasan, terkait gangguan dan sering menggunakan dunia fantasi (imajinasi) dari internet untuk menghindari perasaan tidak menyenangkan psikologis atau situasi stres". Lebih dari 60% dari orang yang mencari pengobatan untuk keterlibatan klaim IAD dengan aktivitas seksual online yang mereka anggap tidak pantas, seperti perhatian yang berlebihan untuk pornografi atau keterlibatan dalam percakapan seksual eksplisit online. Lebih dari setengah juga kecanduan alkohol, obat-obatan, tembakau, atau seksualitas.

Psikiater Dr. Goldberg menyatakan bahwa kecanduan internet bukanlah benar kecanduan dan mungkin sebenarnya tidak lebih dari gejala lainnya, gangguan yang ada. Sebuah penjelasan overbroad dari kecanduan membuka kemungkinan setiap perilaku kompensasi dinyatakan kecanduan . Sebagai contoh, seseorang yang memiliki percakapan telepon yang panjang dengan seorang teman untuk menghindari situasi yang tidak menyenangkan dapat dinyatakan "kecanduan telepon" dengan validitas yang sama sebagai orang yang chatting di Internet dengan tujuan dasar yang sama.

Kebanyakan, jika tidak semua "pecandu internet", sudah berada di bawah label diagnostik yang ada. Bagi banyak orang, penggunaan berlebihan atau penggunaan yang tidak tepat dari internet adalah manifestasi dari mereka yang menderita depresi, cemas, gangguan impuls atau patologis perjudian. IAD bila dibandingkan dengan kecanduan makanan (Food Addiction), di mana pasien makan berlebihan sebagai bentuk pengobatan sendiri untuk depresi, kecemasan, dll, tanpa benar-benar menjadi benar – benar kecanduan untuk makan.

Ada kemungkinan bahwa seseorang bisa memiliki hubungan patologis dengan aspek tertentu dari Internet, seperti penawaran pada penjualan lewat Internet, melihat pornografi, game online, atau judi online, tapi itu tidak membuat media internet itu sendiri adiktif. Misalnya, apakah perjudian dilakukan pada komputer atau face to face tidak mempengaruhi apakah atau tidak itu adalah patologis, seseorang dengan kontrol impuls yang buruk dapat kehilangan tidur atas sebuah novel menegangkan atau acara televisi favorit atau game komputer atau godaan untuk mengklik link lain web.

Dalam banyak kasus, meskipun tidak semua, terlalu sering menggunakan internet mengoreksi dirinya sendiri. Sarah Kershaw menulis untuk New York Times pada tahun 2005, "Ini adalah Profesor Kiesler yang disebut kecanduan internet penyakit fad Dalam pandangannya, katanya, kecanduan televisi. lebih buruk Dia menambahkan bahwa ia menyelesaikan studi pengguna internet berat, yang menunjukkan mayoritas telah tajam mengurangi waktu mereka pada komputer selama setahun, menunjukkan bahwa bahkan penggunaan bermasalah adalah diri korektif ".

Sunday, October 7, 2012

Peranan Internet Bagi Manusia


Mengapa Manusia Butuh (Internet)?.
           
INTERNET merupakan akronim dari Interconnection Networking, sedangkan secara etimologi Internet adalah suatu sistem jaringan komputer atau teknologi informasi secara global (universal) yang saling terkoneksi menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) yang mana untuk melayani miliaran penggunanya di seluruh dunia.

Salah satu keunggulan dari Internet adalah yang bisa mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu komputerisasi maupun telekomunikasi (Information & Communication Technology). Selain itu, internet juga bisa menyiarkan dan mengakses secara langsung baik berita maupun informasi dengan akses Internet Online ke seluruh penjuru dunia tanpa ada batasan wilayah geografis dari setiap penggunanya.

Maka dari itu, dari kedua keunggulan ini saja, Internet sudah mengukuhkan bahwa dia sangat di butuhkan dan berguna tinggi bagi setiap kelangsungan berkehidupan secara global. Terlebih lagi saat ini yang notabene Era Digital, semua pekerjaan Manusia tergantung dari keberlangsungan Internet itu sendiri. Dari sisi lain, Internet sangat mempermudah manusia dalam mencari informasi – informasi secar cepat yang mudah di akses. Sedangkan dari sisi sosial, belakangan ini Jejaring Sosial (Social Network) sedang hangat dalam pembicaraan orang, seperti Facebook, Twitter, Yahoo dan lain sebagainya.

Orang – orang menggunkan semua ini bukan hanya sekedar bersosialisasi oleh manusia seluruh dunia, banyak dari kita yang menggunakan Social Network sebagai jalan pintas, contohnya bisnis dan mencari pekerjaan.  Belakangan ini, Internet tidak hanya digunakan oleh kalangan orang tua maupun dewasa saja, anak – anak dan kawula muda pun ikut berpartisipasi dalam perkembangan Internet di dunia.



Dampak Penggunaan Internet
q.jpeg
Internet bukanlah sebuah makhluk hidup seperti hewan maupun manusia, tetapi kegunaannya sangat berpengaruh besar atas kehidupan manusia. Atas peranan penting inilah Internet memilik dampak bagi manusia, entah itu positif atau negatif.
Dampak Positif Internet :
a)      Jejaring Sosial (Social Network) / Sosialisasi Dunia Maya
Dalam berkehidupan bersosialisasi, manusia tidak bisa hidup sendiri dengan kata lain manusia adalah makhluk sosial. Bersosialisasi tidak saja menggunakan cara tatap muka secara langsung, namun bisa juga menggunakan “Shortcut” itulah yang di sebut Sosialisasi Dunia Maya atau sering di sebut Jejaring Sosial (Social Network).

b)      Informasi
Melalui Internet, dunia maya tidak akan membatasi pencarian informasi seluas – luasnya dengan kata lain manusia bisa mencari informasi tidak hanya di satu tempat, sumber dan refensi yang satu itu saja, namun bisa ke seluruh dunia maupun siapa pun itu sumbernya.

c)      Edukasi
Internet tidak hanya memberikan informasi tentang gaya hidup maupun bersosialisasi saja. Tapi di Internet pun kita bisa mencari tentang pelajaran ataupun perkuliahan. Di Internet, ulasan tentang edukasi baik formal maupun informal semua tersedia.


d)     Bisnis
Seperti di petik di pendahuluan di atas, Internet pun bisa mencari Shorcut berbisnis para Enterpreneur untuk memberitahukan kepada seluruh penggunanya atas barang / jasa yang dia jual atau biasa di sebut Online Shop of Business.
           
Dampak Negatif Internet ;
a)      Unsur Pornografi
Dengan keunggulan Internet yang bisa di akses oleh semua kalangan dan tidak melihat waktu sebagai acuan utamanya, inilah kesempatan yang di gunakan oleh kalangan yang tidak bertanggung jawab. Walaupun di beberapa negara Pornografi di legalkan, seperti Amerika Serikat, Perancis dan Belanda, namun negara yang mengharamkan Pornografi seperti Indonesia, Cina dan Arab Saudi telah mengurangi jangkaun dari Internet itu sendiri. Pornografi yang berbentuk Video dan Gambar inilah yang membuat beberapa kalangan menyebut Internet sebagai Bad Gate.

b)      Cybercrime (Kejahatan Dunia Maya)
Cybercrime adalah kejahatan di dunia maya yang di lakukan seseorang dalam merugikan seseorang yang menggunakan Internetsebagai sarananya. Cybercrime sebenarnya melanggar asas aturan Internet Internasional atau Netiqutte (Etika Internet).

Wednesday, September 26, 2012

Psikologi dan Teknologi Internet (Minggu I)


Minggu I

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INTERNET

q.jpeg
INTERNET merupakan akronim dari Interconnection Networking, sedangkan secara etimologi Internet adalah suatu sistem jaringan komputer atau teknologi informasi secara global (universal) yang saling terkoneksi menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) yang mana untuk melayani miliaran penggunanya di seluruh dunia.

a)      Sejarah Internet
Internet merupakan suatu jaringan komputer secara global yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau United States of Defense Department di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Departemen Pertahanan Amerika Serikat menggunakan cara demonstrasi tentang hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak) yang berbasis UNIX di mana kita bisa melakukan komunikasi jarak jauh yang tidak terhingga oleh alat komunikasi apa pun, yaitu telepon. Proyek ARPA yang selanjutnya menjadi ARPANET ini bertujuan untuk merancang sebuah jaringan dari beberapa informasi yang dapat dipindahkan, yang mana Mereka menggunakan Standar sebagai ketentuan yang menjadikan pencanangan baru yang di kenal Transmission Control Protocol/ Internet Protocol (TCP/ IP)

Pada awal pembentukkan proyek tersebut, sebenarnya Departemen Pertahanan Amerika Serikat menggunakannya sebagai keperluan militer, dengan membuat suatu sistam jaringan komputer yang tersebar/ teruniversalisasi dengan komputer lain di daerah krisis yang tertimpa berbagai masalah, seperti nuklir. Dengan kata utama sebagai pemberi informasi jika ada tanda bahaya yang mengancam di daerah tersebut.

Pada awal pembentukkannya pula, ARPANET hanya terhubung oleh 4 jaringan atau situs saja, yaitu Stanford Research Institute, University of California at Los Angles (UCLA), University of Utah dan University of California at Santa Barbara (UCSB) di sekitaran tahun 1969. Secara luas, ARPANET di perluaskan pada bulan Oktober tahun 1972. Tidak butuh waktu lama bagi ARPANET untuk berkembang pesat di seluruh dunia, tandanya adalah seluruh universitas di Amerika Serikat ingin bergabung dengan proyek tersebut, sehingga ARPANET menjadi kesulitan mengaturnya. Karena kesulitan inilah ARPANET di pecah menjadi 2, yaitu MILNET (Military Networking) sebagai keperluan jejaring militer dan ARPANET di khususkan untuk hal yang kecil atau Non Militer, seperti pendidikan di seluruh universitas di Amerika Serikat. Maka dari itu, mereka semua juga sepekat untuk bergabung kembali dengan nama Defense Advanced Research Project Agency Network (DARPANET), yang akhirnya di sederhanakan kembali menjadi Internet yang sekarang kita kenal.


b)     Layanan Online
Layanan Internet adalah salah satu jasa atau pelayanan dari setiap Internet Service Provider (ISP) yang menyediakan Layanan Internet berbayar.

Beberapa jenis Layanan Online ;
a)      File Transfer Protocol (FTP)
File Transfer Protocol (FTP) merupakan suatu pelayanan dalam Internet yang menentukan standar file untuk di unggah atau di unduh di Internet. Data yang di transfer dapat berupa gambar, teks, video dan lain sebagainya.

b)      News Group
News Group merupakan suatu wadah komunikasi dan diskusi lewat internet online bagi para pengguna Internet.



c)      Mailing List
Mailing List atau yang sering di sebut Mailist merupakan kelompok alamat situs e-mail yang di miliki oleh setiap individu pemegang domain.

d)     Instant Messaging
InMess atau IM biasa di sebut adalah suatu layanan Internet berbasis online yang bersifat real time yang memungkinkan kita bisa melihat status dari orang lain.

e)      Voice over Internet Protocol (VoIP)
VoIP biasa di akronimkan bisa disebut pula dengan Telepon Internet, maksudnya adalah orang yang menggunakan VoIP ini bisa menelpon lewat Internet seperti jaringan telepon biasa.


c)      Internet Service Provider (ISP)
Internet Service Provider (ISP) atau Penyedia Jasa Internet adalah perusahaan atau badan yang menyediakan jasa sambungan Internet dan jasa lainnya yang berhubungan atau terkoneksi. Kebanyakan dari perusahaan – perusahaan yang menggunakan ISP ini adalah Perusahaan Telepon/ Komunikasi. Biasanya mereka menyediakan jasa penyedia Internet, seperti pendaftaran nama domain dan hosting.

Internet Service Provider (ISP) mempunyai jaringan yang baik baik secara domestik dan internasional sehingga pelanggan atau pengguna jasa tersebut dapat terhubungan ke jaringan atau situs Internet secara global.

Beberapa contoh ISP di Indonesia ;
Ø  www.bagusnet.net.id (Borneo Broadband Technology, Ltd)
Ø  www.bit.net.id (Bitnet Komunikasindo, Ltd)
Ø  www.blueline.co.id (Blue Line)
Ø  www.central.net.id (Total Info Kharisma, Ltd)


d)      World Wide Web (WWW)
        World Wide Web (WWW) adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut Pengidentifikasi Sumber Seragam untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripada Internet.

      WWW merupakan salah satu pengidentifikasi situs di dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi secara luas atau global. WWW tidak hanya berupa teks, tetapi juga bisa berbentuk gambar, suara, video dan animasi. WWW merupakan kumpulan data atau dokumen yang tersimpan di jaringan computer yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang terhubung dengan Internet. Dokumen atau data tersebut di simpan atau di format dengan menggunakan format Hyper Text Makrup Language (HTML).

      WWW di temukan oleh Tim Berners Lee pada tahun 1991. Awalnya dia hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip – arsip penelitiannya, untuk itu akhirnya dia mengembangan suatu sistem untuk keperluannya tersebut. Sistem tersebut adalah sebuah software (perangkat lunak) yang di beri nama Enquier. Dengan program tersebut, dia berhasil membuat jaringan yang menaut arsip – arsip sehingga memudahkan untuk pencarian informasi. Sedangkan untuk perkembangan WWW, pertama kali di kembangkan oleh periset dari Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN),di Jenewa, Swiss. Dan pada tahun 1991 lah WWW secara resmi di perluaskan pada jaringan internet di seluruh dunia.


e)      Electronick Mail (E-Mail)
        Electronick Mail (E-Mail) atau Surat Elektronik adalah salah satu sarana kirim mengirim surat yang melalui jaringan komputer, seperti internet.

        E-Mail sudah mulai di pergunakan tahun 1960-an. Pada saat itu Internet belumlah ada, yang ada hanyalah Main Frame yang berbentuk jaringan. Dan mulai tahun 1980-an, E-Mail sudah bisa di nikmati oleh banyak orang di dunia.

  Contoh E-Mail :
Keterangan :
Ø  usupsupriyatna93 merupakan nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (user nama) yang di tuju.
Ø  yahoo merupakan sub domain atau pemegang/ pemilik nama domain tersebut.
Ø  .com merupakan second level domain, yang merujuk ke domain Commersial.

  Untuk membuat E-Mail tersebut, seseorang harus ke peramban situs, seperti Yahoo Mail dan Google Mail (G-Mail).


f)        Search Engine
Seach Engine atau Mesin Pencari adalah suatu sistem program computer yang di buat untuk melakukan pencarian atas berkas, informasi atau data yang tersimpan di layanan seluruh jaringan computer, seperti WWW.

               Daftar Search Engine di Dunia ;
Ø  Google.
Ø  Bing.
Ø  Yahoo Search.
Ø  Ask.
Ø  Aol Search.
Ø  My Web Search.
Ø  Lycos.




g)         Chatting
Chatting adalah suatu program pada jaringan internet yang berfungsi sebagai komunikator atau alat penghubung sesame pengguna Internet yang sedang Online. Komunikasi dalam Chatting bisa menggunakan text atau pun suara.

Beberapa fitur Chatting yang sering di gunakan, salah satunya adalah, Yahoo Messanger, atau yang lebih di kenal dengan YM.


h)        Netiquette
        Netiqutte adalah etika dalam menggunakan layanan Internet, atau dalam arti kesopanan dalam dunia maya. Internet yang merupaka suatu wadah perkumpulan berbagai komunitas di seluruh dunia tentu diperlukan aturan yang akan menjadi acuan oaring dalam menggunakan Internet.

        Beberapa aturan Netiqutte yang ada adalah ;
1.   Etika yang pertama adalah ISP menginginkan setiap komputer yang di gunakan harus memilik anti virus atau FireWall.
2.   Jangan terlalu mudah tergoda atas unduhan – undahan gratis di dunia maya, sehingga undahan tersebut secara tidak sadar akan mengubah data pribadi anda.
3.   Harus saling menghargai sesam pengguna Internet di seluruh dunia, dengan,
a)Jangan membuat Plagiat atau informasi yang salah tentang suatu informasi.
b)         Jangan mengambil keuntungan secara illegal dari Internet, seperti melakukan Perjudian lewat Internet.
c)Jangan mengubah atau mengganggu privasi orang lain, dengan mencoba mencuri informasi yang pribadi tersebut.